$type=ticker$count=12$cols=3$cate=0

$type=three$count=9$h=350$snippet=hide$label=hide$author=hide$comment=hide$date=hide$show=home

Kitab Elite Global, Protokol 1, 2 dan 3

SHARE:

Kitab Tuntunan Elite Global, PROTOKOL I

Ini adalah salah satu artikel pendalaman kami mengenai Elite Global. Bagi anda yang masih bertanya-tanya “siapakah Elite Global ?”, silahkan anda “search” kan kata kunci tersebut pada website kami, untuk menemukan artikel terkait yang membahas asal-usul dan sepak terjang yang sudah mereka lakukan hingga sekarang, secara terperinci.
Artikel ini akan menjadi awal dari rentetan pembahasan yang amat panjang, dan kami akan membaginya menjadi beberapa bagian. Sebab kami akan membahas mengenai kitab tuntunan Elite Global yakni “The Protocol of Zion”. Zionisme dikenal sebagai gerakan nasional bangsa Yahudi yang ingin mewujudkan tanah air Yahudi yang kita kenal dengan Israel. Kata Zionis berasal dari kata Sion, yakni sebuah bukit yang berada di Palestina (sebelah barat Yerusalem) yang di percaya sebagai lokasi seungguhnya dari The Temple of Solomon. Kata Zion sendiri sebenarnya tertulis pada kitab perjanjian lama sebagai sebutan untuk Yerusalem.

The Protocol of Zion dan Yahudi

The Protocol of Zion seolah dibuat dalam rangka menuntun bangsa Yahudi untuk menjadi unggul di bandingkan dengan bangsa manapun juga. Namun sebenarnya protokol ini merupakan master plan yang di buat oleh seorang Jerman bernama Mayer Amschel Bauer alias Rothschild, yang tujuannya untuk menuntun sekelompok kecil orang agar dapat menguasai dunia. Rothschild juga membentuk sekte satanic bernama Bavarian Illuminati dengan pondasi ajaran Freemason untuk merealisasikan semua protokol itu.
Sampai sini, anda tau kejangalannya ? Perhatikan kata-kata ini,
ZIONIS; YAHUDI; FREEMASON; SEKTE SATNIC; ILUMINATI
Apa benar ajaran Yahudi itu ajaran Satanic? Bangsa Yahudi adalah bangsa yang beragama. Sama seperti sebutan bangsanya, agama mereka pun disebut sebagai agama Yahudi. Mereka percaya keberadaan Tuhan yang mereka sebut dengan Yahweh (YHWH), yang merupakan 4 huruf nama Allah dalam bahasa Ibrani. Mereka berpanutan kepada 3 kitab Ibrani yang disebut TanakhTalmud dan Kabballah. Kitab Tanakh terdiri dari 24 buku yang dihimpun dari Torah (Taurat), Nevi’im dan Ketubim.
Rabi adalah sebutan pemuka agama mereka. Jadi secara prinsip, Yahudi percaya akan adanya nilai-nilai ke Tuhanan dan zat-zat Tuhan yang Maha Esa. Pada masa pemerintahan Islam berkuasa, toleransi umat beragama sangat dijunjung tinggi. Islam, Nasrani, Yahudi dan Majusi hidup rukun berdampingan pada saat itu.
So, Zionisme bukanlah gerakan bangsa Yahudi yang sebenarnya. Merekalah Yahudi palsu yang mengaku sebagai Yahudi (False Flag Operation). Secara tegas, merekalah yang menurut kitab suci Al Qur’an diperintahkan untuk senantiasa harus di waspadai dan dimusuhi. Mereka adalah musuh umat beragama yang sebenarnya, merekalah sekelompok orang tak bertuhan, yang senantiasa menebar dosa dan permusuhan. Merekalah Al Masih Ad Dajjal.

Yahudi di dalam Al Qur’an

“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik ….” (QS: Al Maa’idah:82)
Sifat Allah itu maha adil (Al-‘Adlu), semua manusia dilahirkan dalam kondisi ruh dengan kesucian yang sama, tidak ada yang lahir dengan status di laknati Allah. Maka definisi Yahudi yang dimaksud jelas bukan dalam arti Ras nya, melainkan Sifat nya. Sifat yang senantiasa berbuat kerusakan dan mendustai kebenaran. Gemar berbuat dosa, mengkampanyekan yang haram, menumpahkan darah umat manusia dan terus berusaha memadamkan cahaya Allah.
“Dan kamu akan melihat kebanyakan dari mereka (orang-orang Yahudi) bersegera membuat dosa, permusuhan dan memakan yang haram. Sesungguhnya amat buruk apa yang mereka telah kerjakan itu” (QS; Al Maa’idah:62).
Semua sifat itu melekat kepada mereka yang disebut sebagai Secret Society alias Elite Global. Sebagian kecil orang, yang punya ambisi untuk menguasai dunia, mengeruk keuntungan dunia dengan berbagai dalih dan tipu daya, dalam rangka mewujud kan kehidupan yang jauh dari nilai-nilai ke Tuhanan, suatu tatanan hidup yang mereka anggap baru, dengan aturan mereka sendiri (Thagut), yang mereka sebut dengan New Word Order (NWO).
“Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah.” (QS: An Nisaa’:76)
Oleh karenanya, Allah memerintahkan kita untuk tidak menjadikan mereka sebagai teman apa lagi sebagai pemimpin.
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. QS :Al Maa’idah : 51
Kembali ke topik, kami akan meringkas isi dari The Protocol of Zion yang terdiri dari 24 protokol secara bertahap dalam beberapa artikel. Dari rangkuman ini kami harap anda bisa memahami bagaimana sifat mereka, bagaimana cara mereka dalam mencapai tujuan, serta manuver apa yang telah mereka realisasikan ataupun yang masih berjalan sampai dengan hari ini. Jika penjelasan kami ini dirasa kurang memuaskan, anda bisa men download file berbahasa inggrisnya secara lengkap di link ini http://xroads.virginia.edu/~ma01/Kidd/thesis/pdf/protocols.pdf.

PROTOKOL I : DOKTRIN DASAR (The Basic Doctrine)

Semboyan kita hanya ingin mencapai tujuan dengan kekuatan militer, kecanggihan teknologi perang, dan memasyarakatkan hidup bersenang-senang mengejar popularitas. Pandangan hidup kita hanyalah mampu menindas terlebih dahulu, kemudian bertanggung-jawab dalam suatu persoalan, atau berbuat jahat dan memasang jerat halus demi kepentingan kita.
Semboyan yang mereka maksudkan adalah “Jew-Masonic” alias Yahudi versi Mason (Yahudi Palsu) dengan sebutan baru yakni Zionisme. Ada pun tujuannya adalah mengambil alih dunia dibawah aturan mereka dengan jargon NWO. Caranya, lewat perang, teknologi, sains dan membudayakan hidup berfoya-foya dan menekankan kehidupan individualistis berbasis materialisme. Salah satu tekhnik yang menjadi andalan mereka adalah “tebar paku dijalan, kemudian menawarkan jasa tambal ban”. Seolah menolong, padahal sengaja menjerat kita, menyengsarakan kita, dan meraup keuntungan dari kita secara jahat.
Kita pembuka jalan falsafah kemerdekaan, persamaan dan persaudaraan yang menjadi topik aktual sepanjang masa. Mereka yang menjunjung falsafah itu sebenarnya belum berfikir secara matang dan dewasa. Falsafah itu sebenarnya tidak bernilai, dan banyak masyarakat kaum awam yang terkecoh, dan tidak menyadari bahwa pengertian falsafah itu sebenarnya masih rancu dan diliputi oleh awan gelap.
Kata-kata itu telah diulang berkali-kali, dan mereka tertarik dengannya padahal telah menghancurkan kemakmuran dunia dan kebebasan perorangan yang sesungguhnya. Orang-orang non-yahudi yang dianggap sebagai orang pandai dan berfikiran cerdas tidak memahami simbolisme yang terkandung dalam kata-kata yang diucapkannya itu; demikian pula mereka tidak melihat pertentangan yang terkandung di dalamnya, dan tidak pula menyadari bahkan dialam bebas tidak terdapat arti kata persamaan dalam bentuk apapun juga.
Falsafah yang mereka maksud hari ini telah menjelma menjadi “Demokrasi”. Demokrasi seolah menjadi kata yang mewakili dan berpihak kepada rakyat. Falsafah ini sebenarnya sarat akan kerancuan dan kelemahan, karena dalam demokrasi terdapat paham “Kebebasan”. Rakyat seolah diyakinkan untuk dapat mengatur hidupnya sendiri.
Dari sini, semua bidang hidup akan rusak mulai dari moral, hukum, budaya, ekonomi, pemerintahan dan sebagainya. Dengan dalih demokrasi, pornografi, pornoaksi, LGBT, seks bebas, peredaran miras, aborsi dan korupsi semakin membudaya dan semakin tidak bisa di berantas.
Rusaknya moral bangsa ini akan melemahkan suatu negara dan semakin merenggangkan persatuan suatu bangsa. Menimbulkan mosi ketidak percayaan antara pemerintah dan rakyat, yang menyebabkan kekacauan dari waktu ke waktu.
Slogan kita berupa kemerdekaan, persamaan dan persaudaraan yang kita kumandangkan hanyalah jerat halus untuk menangkap mangsa dan sebagai sarana yang dapat menarik orang mendukung perjuangan kita dari seluruh pelosok dunia. Falsafah itu mampu membingungkan para pemimpin Kristen. Pada suatu saat falsafah itu mampu mematahkan tangga dan merontokkan persatuan.
Singkat kata demokrasi adalah sitem pengkokoh ideologi rusak Elite Global. Ideologi Masonic, Satanic, berbalut Ekonomi Kapitalisme, Liberalisme pemicu Tirani yang menyebabkan justru hilangnya kebebasan perorangan sesungguhnya. Demokrasi itu dijalankan atas dasar doktrin sekulerisme, sehingga terpisahlah nilai-nilai ke Tuhanan (agama) dari pengaturan suatu Negara. Tujuannya membuat bingung para pemuka agama dalam memandu umat. Kristen, dulu menjadi target mereka, namun saat ini semua agama termasuk Islam sedang dan telah menjadi target mereka. ISIS dan jaringan teroris yang sepak terjangnya kian gencar, merupakan propaganda mereka untuk menodai citra Islam, sekaligus memasukan pemahaman bahwa agama hanya akan membuat peperangan dan pertumpahan darah.
Demokrasi adalah “Thagut”, hukum jahiliyah yang rusak dan merusak. Allah swt memerintahkan untuk kita mengingkari Thagut itu.
“Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu ? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya” QS An Nisaa’:60
“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?”QS Al Maa’idah:50

Demokrasi adalah Penjajahan

Dari sisi lain, falsafah itu akan menggulingkan kubu-kubu bangsawan non-Yahudi, yaitu kubu yang dipakai tempat perlindungan masyarakat yang hidup diatas planet bumi ini
Demokrasi adalah metode penjajahan umat beragama. Ditambah lagi dengan dalih Globalisasi, Elite Global semakin bisa menintervensi peraturan(undang-undang)/ kebijakan suatu negara (Kebijakan internasional akan mengalahkan kebijakan nasional).
Dengan begitu secara tidak terasa kita justru mengalirkan kekayaan kepada mereka dan melestarikan budaya sesuai dengan format mereka. Demokrasi akan segera memburuk menjadi anarki. Menggulingkan pemerintahan, dan menghilangkan per undang-undangan, hingga berbuah kekacauan di suatu Negara.

Cara menyikapi Thagut dalam Al Qur’an

“Dan orang-orang yang menjauhi thaghut (yaitu) tidak menyembah- nya dan kembali kepada Allah, bagi mereka berita gembira; sebab itu sampaikanlah berita itu kepada hamba- hamba-Ku” QS: Az Zumar:17
“Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu”, maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul). QS:
An Nahl:36
“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” QS:Al Baqarah:256
Jadi adakah jalan keluar untuk mengingkari Thagut? 
[next]

Kitab Tuntunan Elite Global, PROTOKOL II

Bagi anda yang belum memahami maksud dari judul diatas, silahkan anda membaca prolog pembahasan kami di artikel Kitab Tuntunan Elite Global. Perlu anda tahu, bahwa pada tahun 1921 protokol ini bocor dan sampailah ke tangan Segey Nylos, seorang pendeta Rusia orthodox. Lalu pada tahun 1927 seorang wartawan inggris yang bernama Victor .E Marden menerjemahkannya kedalam bahasa inggris dengan menggunakan judul “The Protocols of The Learned Elders of Zion”.

PROTOKOL II : PERANG EKONOMI (Economics War)

Kita harus berusaha sekuat tenaga agar pertempuran yang terjadi antara dua negara tidak menjalar ke negara lain. Sehingga peperangan itu masih bisa dikendalikan, agar pihak kita dapat menguasai
Bagi Elite Global, perang adalah bisnis yang sangat menguntungkan. Perang juga akan berdampak melemahkan ekonomi dari suatu negara. Untuk dapat mengendalikan peperangan mereka menyusun strategi agar hanya dua negara saja lah yang bertempur.
Disamping itu pihak yang bertempur selalu membutuhkan bantuan dari kita. Kita harus mengangkat orang yang tidak berpengalaman luas dalam pemerintahan, agar mudah diatur untuk diarahkan ke tujuan tertentu. Kita membutuhkan opini publik melalui surat-surat kabar kepada orang-orang non-Yahudi
United Nation (PBB) yang notabenenya adalah penjaga kedamaian dan keamanan internasional, sebenarnya buatan mereka. Sejak pembentukan PBB pada 24 Oktober 1945, dunia bukan menjadi lebih damai, justru peperangan semakin mencuat di berbagai negara, bahkan beberapanya masuk dalam kategori perang saudara. Dengan organisasi bertaraf internasional (UN) mereka justru lebih bisa mengatur peperangan alias meng adu domba antar negara. Jual beli senjata, berperan sebagai ikan besar yang akan mereka tangkap dalam situasi ini.
Pemimpin-pemimpin pemikir seperti Ir. Soekarno dan JF Kennedy adalah orang-orang yang dianggap dapat menjadi batu sandungan sepak terjang mereka. Untuk lebih bisa mengatur tujuannya, mereka cenderung memilih dan mengangkat orang-orang yang tidak berpengalaman, serta lemah integritas dalam pemerintahan suatu negara. Provokasi dan pembentukan opini mereka lakukan lewat penguasaan media berita (koran, televisi, internet).
Saat ini surat kabar dan televisi di posisikan sebagai penyedia berita tervalid. Buktinya kita sering berfikir, jika ada suatu berita sudah di rilis TV atau Koran, artinya berita itu seolah sudah valid alias paling terpercaya. Di era info digital saat ini, pemberitaan via internet terbilang agak sulit mereka kontrol, mengingat ada situs-situs independen seperti melinweb.com ini. Namun mereka tidak akan tinggal diam, penguasaan terhadap situs-situs besar, mesin pencari dan manufer mengenai undang-undang pemberitaan Hoax, telah dan terus mereka lancarkan untuk membungkam isu-isu independen mengenai konspirasi dan propaganda mereka.

Intelektual, Ekonom, Filosof Elite Global


Ideologi kita kini telah berhasil dengan gemilang. Kemenangan ideologi kita melalui otak DarwinKarl MarxAdam Smith dan Nietzsche. Pandangan pikiran mereka mampu menggoyahkan ketenagaan masyarakat dunia.
Bagi orang yang tak menjalankan ajaran agama, ideologi semacam ini mudah diterima. Surat kabar sebagai senjata utama, kini berada ditangan kita. Walaupun demikian kita harus bergerak di bawah tanah.
Jelas sudah, bahwa nama-nama intelektual, pemikir, ekonom dan filosof diatas adalah kreasi Elite Global. Semua pemikiran semu dan abu-abu dari para tokoh tersebut bertujuan membingungkan, mengacaukan, memecah belah, merusak moral, bahkan menghilangkan kepercayaan terhadap Tuhan. Ironisnya nama-nama mereka dan semua ajarannya telah terexploitasi dan justru menjadi kurikulum pelajaran sekolah yang kita terima dari generasi ke generasi.

Charles Robert Darwin

Pemahaman Darwin yang menyebutkan bahwa manusia berasal dari kera, jelas bertentangan dengan apa yang kitab suci ajarkan. Teori evolusi seolah ilmiah, karena menampilkan pola percabangan evolusi yang di hasilkan oleh seuah proses, yakni seleksi alam. Tidak hanya itu, Darwin juga membuat pondasi pemikiran keberadaan dinosaurus yang di gagas oleh sir Richard Owen. Orang yang tidak dekat dengan ilmu illahiah, akan mudah menerima dan menelan mentah-mentah teori Evolusi Darwin ini.
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak. {QS: Ar Rum(30):20}
Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka {Injil Perjanjian Lama: Kejadian BAB I: 27}

Karl Marx

Ia sebenarnya adalah orang yang menaruh doktrin komunisme yang ada saat ini. Bukunya yang berjudul The Communist Manifesto dan Das Kapital, telah sukses membuat para kaum buruh memberontak Tsar Alexander of Rusia.
Elite Global melakukan ini karena menganggap Tsar Alexander telah menghambat pembentukan mata uang tunggal Eropa tahun 1819 yang di gagas oleh Rothscild. Hasil perjalanan panjang dari perbuatan Karl Marx adalah dikuasainya Rusia, dan terbentuknya mata uang tunggal Eropa tahun 1999.

Adam Smith

Bapak ilmu ekonomi” yang satu ini adalah seorang yang menaruh dasar-dasar perdagangan bebas dan kapitalisme, dimana semua itu telah menjelma menjadi metode penjajahan umat beragama gaya baru dengan nama Globalisasi. Mereka telah memahami, bahwa untuk menguasai suatu bangsa, tidak perlu lagi menduduki teritorinya, namun cukup dengan menguasai perekonomian nya saja.
Modus penjajahan nya, membuat kebijakan ekonomi internasional untuk mengalahkan kebijakan nasional demi mengendalikan ekonomi dari suatu negara yang menjadi target mereka.

Friedrich Wilhelm Nietzsche

Nietzsche adalah seorang filosof asal Jerman yang menganut aliran eksistensialismemodern yang ateistis. Ia juga dikenal dengan sebutan sang “pembunuh Tuhan”. Secara terang-terangan ia mengajarkan pemikiran untuk mencintai utuh kehidupan, manusia sebagai mahluk pari purna, dengan kehendak utama untuk menguasai segala hal. So, jelas tujuan ajarannya menjauhkan manusia dari nilai-nilai ke Tuhanan agar tercipta generasi yang lemah. Generasi lemah yang dimaksud adalah generasi yang jauh dari nilai-nilai ketuhanan (Ø­َبْÙ„ٌ Ù…ِّÙ†َ اللهِ), sehingga menghasilkan karakter yang jauh dari peri kemanusiaan (Ø­َبْÙ„ٌ Ù…ِّÙ†َ النَّاسِ).
Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar {QS: An Nisaa'(4): 9}
Eksistensialisme adalah aliran filsafat yang pahamnya berpusat pada manusia individu yang bertanggung jawab atas kemauannya yang bebas tanpa memikirkan secara mendalam mana yang benar dan mana yang tidak benar. Sebenarnya bukannya tidak mengetahui mana yang benar dan mana yang tidak benar, tetapi seorang eksistensialis sadar bahwa kebenaran bersifat relatif, dan karenanya masing-masing individu bebas menentukan sesuatu yang menurutnya benar.
Didalam kitab suci Al Qur’an, aliran diatas termasuk di kategorikan sebagai Thagut. Yakni suatu pemahaman, aturan atau hukum yang menjadikan Hawa Nafsu sebagai tuntunan hidup manusia.
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu ? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya {QS: An Nisaa'(4): 60}
Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran? {QS: Al Jaatsiyah(45): 23}
Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? {Qs: Al Furqan(25): 43}

Rakyat VS Pemerintah

Kita harus mempertajam ketegangan pemerintah dengan rakyat. Agar wibawa pemerintah menjadi lemah dan rakyat pun tidak memiliki daya untuk bertindak, Kemudian kita akan mudah menguasai keduanya sesuai dengan tujuan kita
Kaum buruh adalah sasaran provokasi mereka. Lahirnya 1 May sebagai hari buruh, seolah menjadi titik dan pertanda tersalurkannya hak-hak industrial rakyat kecil dalam meraih kendali ekonomi-politis. Namun sebenarnya kita telah terkecoh, “May day” merupakan doktrin dari Elite Global untuk terus menancapkan nilai-nilai perlawanan rakyat, sehingga “trigger” ketegangan dengan pemerintah bisa di tekan kapanpun.
Peringatan hari buruh pun menjadi semu dan rancu maknanya, bahkan di Indonesia, tepatnya pada era orde baru, peringatan hari buruh sempat di tiadakan, karena identik dengan paham komunisme. Hal ini selaras dengan apa yang menjadi ajaran Karl Marx dan modusnya untuk dapat menuntaskan demdam lama Rothschild terhadap Tsar Rusia.
[next]

Kitab Tuntunan Elite Global, PROTOKOL III

Kitab suci umat beragama telah menggambarkan kepada kita, bahwa setan merupakan kombinasi dari sifat cerdik, sesat dan licik. Mereka memiliki tujuan untuk memadamkan cahaya kebenaran (ajaran dengan nilai-nilai keTuhanan) yang di turunkan untuk mengatur manusia agar memperoleh ketentraman , kedamaian, kasih sayang dan kesejahteraan dalam hidup.
Salah satu contoh dari perpaduan sifat iblis tersebut adalah menjadikan ideologi mereka, sebagai ideologi yang terasa benar di mata sebagian besar umat manusia. Ideologi itu dibuat seolah kekinian (modern) dan berpihak kepada masyarakat seutuhnya. Namun ideologi itu sebenarnya membuka peluang besar terciptanya kebencian, kehancuran, perpecahan, ketegangan, peperangan, bahkan menghilangkan kebebasan sejati. Contoh dari ideologi sesat yang sukses mereka terapkan di dunia adalah “Demokrasi”. Next, kami akan bahas lebih lanjut didalam artikel ini!
Anyway, bagi anda yang belum membaca Protokol I dan Protokol II, kami saran kan anda membacanya dahulu agar pembahasan pada artikel ini akan lebih mudah dipahami. Kali ini Melinweb.com akan membahas Protokol III yakni Metode Penaklukan. Langsung saja ya!

PROTOkOL III : Metode Penaklukan


Kini beban kita tinggal menerobos terowongan yang pendek, setelah itu daerah yang dikuasai oleh ular akan kita kunci. Bila sudah dikunci, berarti semua benua eropa akan tergenggam dalam tangan kita.
Ular merupakan lambang Free Masonary yang merupakan gerakan satanic dengan dalih Zionisme Internasional. Target awal dari pergerakan mereka adalah penguasaan benua Eropa. Itali, Perancis, Rusia, Inggris dan Britania raya adalah bidikan awal mereka agar Eropa bisa dikendalikan. Kini Eropa telah betul-betul mereka kuasai dan terbitnya mata uang Euro menjadi penguat dari itu semua.
Tidak hanya Eropa, warga Amerika yang memiliki karaker individualis alias hanya memikirkan diri sendiri dianggap sebagai sasaran empuk mereka. Saat ini AS kita telah kita kenal sebagai negara adi daya. Namun tahukah anda bahwa AS memiliki pemerintah bayangan ?

Elite Global Amerika Serikat

Info ini kami dapat dari seorang mantan wartawan investigasi CNBN Asia bernama Jerry Duane. Dalam bukunya yang berjudul “Bayang-Bayang Gurita”, Ia menyebutkan bahwa Federal Emergency Management Agency (FEMA) merupakan pusat komando dari pemerintah bayangan AS yang di duduki oleh sekelompok orang pemuja setan, Freemason alias Elite Global. Jumlah mereka cuma sekitar 2% dari penduduk AS, namun mereka menguasai 98% dari keuatan yang ada di negeri paman Sam ini.
Wewenang institusi ini melebihi kebijakan yang dikeluarkan presiden atau kongres sekalipun. FEMA memiliki anggaran rahasia senilai miliaran dolar. Menurut Jerry, dana operasional FEMA di peroleh melaui “anggaran hitam”, yakni bersumber dari hasil mengendalikan perdagangan narkoba diseluruh dunia.
Kini negara dengan pemeluk agama kristen protestan terbesar itu pun telah mereka kuasai, dan selanjutnya mereka juga telah dan memiliki agenda menaklukan negara-negara dengan mayoritas pemeluk agama lain terbesar di dunia, termasuk Indonesia.
Obama yang pernah makan “nasi goreng menteng” dan “bakso” adalah bagian dari agenda untuk menjaga penaklukan Indonesia yang telah terealisasi sejak era orde baru. Sejalan dengan Bush, Obama pun adalah seorang Freemason. Obama pernah berjanji akan mendukung penuh perjuangan Israel untuk menguasai Palestina. Pasca terbunuhnya JFK, maka semua pemimpin AS adalah jebolan Freemason, yang memiliki misi “New World Order”. Misi yang merupakan bahaya serius, namun sering di anggap sebagai “omong kosong” oleh sebagian besar umat beragama.

Rakyat Lawan Pemerintah


Kita harus mempertajam ketegangan pemerintah dengan rakyat. Agar wibawa pemerintah menjadi lemah dan rakyat pun tidak memiliki daya untuk bertindak, Kemudian kita akan mudah menguasai keduanya sesuai dengan tujuan kita.
Kita harus mampu memberikan semangat agar para aktivis partai saling berebut kursi pemerintahan.
Membuat pemerintah dan rakyat tidak rukun merupakan suatu kondisi yang Elite Global harapkan dan terus mereka kendalikan. Mereka telah berhasil menanamkan suatu paham yang akan membuat ketegangan kedua kubu tersebut terus berlangsung hingga kapanpun. Paham tersebut adalah “Demokrasi”. Paham yang penuh kerancuan dan penyebab terjadi nya Tirani yang justru menghilangkan kebebasan rakyat yang sebenarnya. Paham yang di dasari oleh prinsip sekulerisme, dengan tujuan memisahkan nilai ke Tuhanan dari metode tata negara.
Seperti yang telah kita lihat bersama, kursi pemerintahan yang hirarki nya merupakan tanggung jawab berat bagi para pejabat, kini justru menjadi kedudukan yang diperebutkan oleh para aktivis partai. Tujuan mulia partai menjadi bengkok di tengah jalan karena tergiur dengan kepentingan mengeruk keuntungan publik yang begitu melimpah ruah. Kerusakan sistemik telah terjadi di awal, tepatnya sejak mereka melakukan langkah-langkah instan dan kotor dalam perebutan kursi tersebut. Politik, bukan lagi bidang yang menjunjung tinggi nilai keadilan dan ke Tuhanan. Uang dan Kekuasaan, telah menjadi pengendali utama bidang ini, dan hasilnya justru kerap mengesampingkan kepentingan rakyat yang di gembar-gemborkan untuk di bela saat kampanye.

Buruh, Senjata Elite Global Sepanjang Masa


Kita harus mampu memberikan nasihat kepada kaum buruh dan pekerja seakan-akan memperoleh prioritas yang memuaskan dari kebijaksanaan dan undang-undang yang tertulis diatas kertas. Padahal tulisan itu hanyalah kebohongan belaka. Dengan demikian agen-agen Yahudi akan kita kirim untuk mengatur roda perusahaan sesuai tujuan kita.
Kita harus mampu meningkatkan rasa benci dan dengki di kalangan buruh untuk meledakkan kemelut perekonomian dunia. Sarana yang tepat untuk menciptakan situasi seperti itu adalah emas yang telah kita genggam. Kita harus mampu menanamkan rasa benci di hati kaum buruh agar tetap bermusuhan dengan orang kaya sejak kecil.
Kejahatan para Elite terus berlangsung. Menjadikan manusia sebagai senjata adalah hal biasa buat mereka. Kaum buruh menjadi sasaran empuk provokasi mereka. Seperti yang kami telah jelaskan pada Bab penjelasan Protokol II. “May day” yang kaum buruh anggap sebagai simbol dan pengingat tersalurkannya aspirasi mereka, sebenarnya adalah salah satu buah dari paham Demokrasi yang mereka tanamkan. Salah satu tujuannya agar ketegangan terus mengental, sehingga kapan pun tombol pemicunya mereka tekan, maka perseteruan antara rakyat dan pemerintah akan terjadi di belahan bumi manapun. Tidak hanya itu, kesenjangan sosial akan semakin nampak, dan ketegangan antara “si kaya” dan “si miskin” merupakan situasi yang akan terus mereka jaga.
Kemarahan buruh, jelas akan berpengaruh terhadap roda perekonomian suatu negara. Di masa lampau mereka menjadikan emas sebagai pengendali nilai tukar akan suatu barang. Namun di era pada saat mereka telah menguasai perbankan dunia (World Bank), pengaturan peredaran mata uang telah memainkan peran emas di era sebelumnya. Kenaikan harga kebutuhan pokok akan mencekik kaum buruh, sehingga mosi ketidak percayaan terhadap pemerintah suatu negara bisa kapanpun di hembuskan.

Menciptakan Generasi Lemah


Untuk merealisir program itu, kita tidak akan terbentur oleh bahaya, lantaran masyarakat Kristen yang sudah lemah akan mudah dikuasai, terutama menguasai pemerintah yang akan membinasakan Yahudi dari muka bumi ini.
Generasi lemah adalah generasi yang jauh dari nilai-nilai keTuhanan. Generasi inilah yang menjadi target untuk di ciptakan oleh mereka dan 7F menjadi metodenya. Jauhnya generasi dari nilai-nilai ajaran ilahi akan mempermudah mereka dalam melakukan tipu daya sekaligus mempermudah suksesi program mereka.
Elite Global paham betul bahwa, mereka harus selalu berada di balik layar. Jika terlihat pun, mereka harus berperan sebagai serigala berbulu domba. Begitu halnya dengan program-program mereka, berlagak menjadi penengah dunia, namun sebenarnya justru menjadi pengatur ketegangan dunia (PBB). Seolah menawarkan paham kebebasan, padahal menghilangkan hirarki kebebasan itu sendiri (Demokrasi). Mengatasnamakan kebebasan, kemanjuan dan masa depan, namun sebenarnya kembali ke masa penjajahan (Globalisasi).
Program dan paham mereka yang berbalut kemerdekaan, persamaan dan persaudaraan mampu mengecoh dan membingungkan umat beragama. Melemahkan umat Kristen telah berhasil mereka lakukan. Kini giliran Islam yang menjadi target mereka. Pembuatan identitas Islam versi mereka terus mereka gencarkan. Terorisme dan Radikalisme adalah identitas baru Islam yang mereka coba sematkan. Negara yang masyarakatnya termakan dengan pemahaman untuk membenci Yahudi, menjadi sasaran empuk provokasi mereka.
Adam dan Hawa terperdaya oleh provokasi setan berwujud Ular. Dari peristiwa itu seharusnya kita tersadar, bahwa setiap peperangan, ketegangan atau kekacauan didunia ini merupakan ulah si “Ular”. Musuh yang kita hadapi bukan umat beragama lain, yang kita hadapi adalah “iblis” di balik kegelapan yang diidap oleh segelintir manusia, namun mereka memiliki kekuatan dalam mengendalikan dunia. Mereka mengenakan “kaca mata setan” pada mata kita dalam memandang hidup, sehingga hirarki kebaikan dan keburukan menjadi tertukar.

COMMENTS

Nama

Agama,9,Artikel,41,Berita,10,Ekonomi,11,Kristen,1,Politik,17,Sains,25,Sosial,4,Testimoni,1,Video,37,
ltr
item
FE101 Indonesia: Kitab Elite Global, Protokol 1, 2 dan 3
Kitab Elite Global, Protokol 1, 2 dan 3
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6j1dqSwSNxPKo3UlKGSxhoxZqQvnK9NEz4IYJiziy_SHrhyphenhyphenkL_bjGzPs1pni0GPSC8kvEzQWwLr1ZRzlz1SuydqN8AcCYCRS9mztQc6MPGYEId1YtoqSz15bB_GEbRlCRQD2BqVSISQA/s640/Kitab+Tuntunan+Elite+Global%252C+PROTOKOL+I.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6j1dqSwSNxPKo3UlKGSxhoxZqQvnK9NEz4IYJiziy_SHrhyphenhyphenkL_bjGzPs1pni0GPSC8kvEzQWwLr1ZRzlz1SuydqN8AcCYCRS9mztQc6MPGYEId1YtoqSz15bB_GEbRlCRQD2BqVSISQA/s72-c/Kitab+Tuntunan+Elite+Global%252C+PROTOKOL+I.jpg
FE101 Indonesia
https://flatearth101indonesia.blogspot.com/2017/06/kitab-elite-global-protokol-1-2-dan-3.html
https://flatearth101indonesia.blogspot.com/
https://flatearth101indonesia.blogspot.com/
https://flatearth101indonesia.blogspot.com/2017/06/kitab-elite-global-protokol-1-2-dan-3.html
true
6466146023874083753
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content